Sebagai seseorang yang datang tanpa bekal apapun (alias belum pernah baca novel atau manhua-nya), pengalaman menonton episode pertama anime Lord of the Mysteries ini bisa dibilang... campur aduk. Ini benar-benar blind watch pertamaku terhadap adaptasi novel China yang masuk ke ranah anime seasonal.
Jujur, atmosfernya jadi nilai jual utama di episode perdana ini. Kita disambut dengan dunia steampunk gelap ala Eropa abad 19-an, lengkap dengan kabut tebal, topi tinggi, dan ritual-ritual misterius yang bikin merinding. Adegan pembukanya juga cukup sukses bikin penasaran: bunuh diri mencurigakan + buku misterius = kombinasi pembuka yang tidak bisa di-skip.
Karakternya? MC-nya, Klein, sejauh ini terasa cukup relatable. Dia bukan tipe "langsung OP dari episode 1", tapi pakai akal, observatif, dan cukup manusiawi dalam bereaksi terhadap hal-hal aneh. Ini jarang-jarang lho di anime-anime baru, di mana MC seringkali dikasih "cheat" dari awal.
Sayangnya, di balik atmosfer keren tadi... teror sebenarnya datang dari subtitle dan pacing.
Bayangkan, baru lima menit duduk santai, tiba-tiba diserbu istilah-istilah seperti "Sekte Kematian", "Dewa Palsu", dan entah apa lagi... tanpa penjelasan, tanpa konteks, dan tanpa waktu buat mikir. Rasanya kayak lagi disuruh ikut ujian sejarah dunia alternatif tanpa belajar dulu.
Terus terang, subtitle-nya juga cukup kaku, khas hasil terjemahan langsung dari Mandarin ke Inggris (dan kemudian ke subtitle Indonesia). Pilihan katanya nggak natural, kadang malah bikin bingung padahal kalimat aslinya mungkin sederhana. Ini tantangan umum untuk anime-anime non-Jepang.
Belum lagi soal bahasa... buat penonton anime biasa yang terbiasa dengar seiyuu Jepang, butuh waktu buat adaptasi dengan intonasi dan pengucapan karakter dalam Mandarin. Buatku pribadi sih, ini hal baru yang cukup menarik... tapi aku ngerti kalau beberapa orang mungkin bakal ngerasa "aneh" di telinga.
Untuk ukuran episode pertama, pacing-nya agak kebut. Beberapa adegan yang seharusnya bisa dibangun pelan-pelan, malah terasa dipotong dan terlalu cepat pindah ke info baru. Alhasil, suasana horor yang tadinya mau dibangun, jadi kurang maksimal.
Tapi ya... ini baru episode 1, dan mungkin memang sengaja dikemas seperti ini buat kasih teaser sebanyak mungkin.
Sebagai penonton yang benar-benar "datang tanpa bekal", jujur aja... episode pertama ini bikin campuran rasa antara penasaran dan kebingungan. Di satu sisi, atmosfernya unik, visualnya punya potensi, dan premisnya menarik. Tapi di sisi lain, cara penyampaiannya masih jauh dari nyaman, baik dari segi pacing, subtitle, maupun penjelasan dunia yang serba buru-buru.
Buat yang memang haus tontonan dengan nuansa gelap, misterius, dan tidak biasa, Lord of the Mysteries ini layak dicoba minimal satu-dua episode ke depan. Tapi kalau kamu lebih suka cerita yang runut, dengan penjelasan dunia yang rapi, mungkin bakal butuh ekstra kesabaran...
Bagiku pribadi? Ini bukan pengalaman anime yang sempurna... tapi juga bukan yang layak langsung ditinggal. Setidaknya, anime ini sudah berhasil bikin aku penasaran: "Sebenernya... ini semua tentang apa sih?"
Dan kadang, rasa penasaran itu alasan paling cukup buat tetap lanjut nonton.
Comments
Post a Comment